Ini ceritaku yang ke-2 pagi ini.
Ku tulis sambil merebahkan diriku di tikar tempat tidurku yang sederhana.
Ku mulai menulis pukul 3.29, berharap dapat selesai sebelum kantuk menyerangku.
Ku tulis disaat orang-orang yg berbeda kepercayaan denganku, sedang asik makan, mempersiapkan diri untuk tidak makan sampai sore nanti.
Aku akan menceritakan tentang pandanganku tentang kepercayaan pada cerita-cerita yg akan datang.
Aku menyambung cerita pagi ini ke bagian 2, karena ceritaku pagi ini yang bagian pertama ada hal yg kurang efektif ku temukan. <- (efektif dimananya ??)
Jika sang OTAK berpikir lambat karena belum menguasai teknologi, ia akan mungkin berpikir bahwa yg kurang efektif adalah ceritanya.
Tapi mohon maaf, dalam cerita-cerita di blog ini tidak perlu dikoreksi keefektifannya, karena sengaja dibuat demikian, banyak mengandung pertanyaan, dibuat kurang jelas agar susah dipahami, biar sang OTAK melakukan kerjanya.
Berbicara mengenai sang OTAK, jika sang OTAK menguasai teknologi, ia akan tahu bahwa ke efektifannya rupanya ada pada cara menulis di blog ini. Di post sebelumnya tadi menggunakan cara post via email.
Rupanya setelah di post menggunakan email via aplikasi Inbox dan dibuka di blog, susunannya tidak teratur, dan perlu di edit-edit lagi. Wah, jadi banyak kerjaan. Jadi sang OTAK berpikir lagi, dan menemukan ide untuk mencari apa ada aplikasi khusus Blogger di Play Store.
Eh, rupanya ada. Aku install itu aplikasi, dan ku test menulis cerita yang ke 2 ini.
Post ke 2 via aplikasi Blogger.
Selesai pukul 3.51 (22 menit, sang kantuk belum datang dikalahkan sang OTAK yang mulai berpikir tentang cerita lain)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar